Kamis, 15 Maret 2012

PLC (Programer Logic Control)

PLC (Programer Logic Control)

Berawal dari ketemu teman-teman 1 jurusan di SMK yang kemudian kumpul membuat grup Pelajar PLC di Facebook. Jadi inget tentang masa lalu tentang praktek-praktekku di sekolah yang suka bikin jeglek listrik gara-gara konslet wkwkwkwkwk juga pak guru yang sangat tegas dan serius tapi santai saat suasana sedang praktek.
Nah berikut ini hanya sekedar sharing saja tentang sedikit apa yang saya pelajari di Smk Muhamadyah Suruh pada Jurusan Listrik Industri yang di Bimbing oleh Bpk.sisyono dari ambarawa.





PLC (Programer Logic Control)
PLCadalah sebuah alat yang digunakan untuk menggantikan rangkaian sederetan relai yang dijumpai pada sistem kontrol proses konvensional.


PLC bekerja dengan cara mengamati masukan (melalui sensor-sensor terkait), kemudian melakukan proses dan melakukan tindakan sesuai yang dibutuhkan, yang berupa menghidupkan atau mematikan keluarannya (logik, 0 atau 1, hidup atau mati). Pengguna membuat program (yang umumnya dinamakan diagram tangga atau ladder diagram) yang kemudian harus dijalankan oleh PLC yang bersangkutan. Dengan kata lain, PLC menentukan aksi apa yang harus dilakukan pada instrumen keluaran (output) berkaitan dengan status suatu ukuran atau besaran yang diamati.



PLC banyak digunakan pada aplikasi-aplikasi industri, misalnya pada proses pengepakan, penanganan bahan, perakitan otomatis dan lain sebagainya. Dengan kata lain, hampir semua aplikasi yang memerlukan kontrol listrik atau elektronik membutuhkan PLC Dengan demikian, semakin kompleks proses yang harus ditangani, semakin penting penggunaan PLC untuk mempermudah proses-proses tersebut dan sekaligus menggantikan beberapa alat yang diperlukan.

Cara menggunakan PLC cukup dengan menghubungkan sensor pada bagian input device PLC dan alat-alat yang dikontrol pada bagian output device PLC. Kemudian program yang ada dalam PLC akan mempross data dari masukan input device PLC dan ouputnya akan berkerja sesuai dengan program yang dibuat dan tersimpan di dalam memory PLC.




PLC basic terdiri dari 3 modul dasar antara lain Input,CPU dan Output


>.Modul input
berfungsi untuk menerima sinyal dari sensor ( saklar, proximity, limit switch dll )menjadi logika 0 atau 1 yang akan dikirim CPU. peralatan input dapat berupa sensor photo- elektrik, push button dan panel kontrol,limit switch atau peralatan lainnya dimana dapat menghasilkan suatu sinyal yg dapat diterima PLC .

2.CPU
menggunakan memory yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang melaksanakan fungsi-fungsi khusus seperti : logika,pewaktuan,sekuensial dan aritmetika yang dapat mengendalikan suatu mesin atau proses melalui modul I/O baik analog maupun digital. CPU ini digunakan untuk mengoperasikan logika dari modul input ( AND , OR, NOT dan fungsi–fungsi logika lainnya ) berdasarkan program yang berada di memory CPU. Hasil operasi logika akan dikeluarkan ke modul output.


3.Modul output
Berfungsi untuk menerima hasil operasi dari CPU, dipakai untuk mengoperasikan actuator.
peralatan output dapat berupa switch yang menggerakan lampu indikator,relai yang menyalakan motor atau peralatan lain yang dapat digerakan oleh sinyal output dari PLC.



Selain menggunakan Consoule, Program juga dapat ditulis pada Programming device seperti PC atau Notebook yang terhubung ke CPU. Pada programming device harus sudah terinstall software dari vendor PLC. Setelah program di transfer ke CPU, maka PLC bisa running sendiri tanpa membutuhkan programming device. Dengan kata lain komputer atau laptop juga dapat memprogram sistem bekerjanya suatu mesin dengan mentranfer program ke PLC.

2 komentar: