perjuangan hidup "seorang tuna netra"
by sofyan ngawi
pada dasarnya semua manusia dilahirkan didunia dibekali kelebihan-kelebihan,walaupun juga ada kekurangan-kekuranganya.tergantung gimana kita menyikapinya.andaikata suatu kekurangan ,kita mau dan berusaha untuk yang lebìh bagus ,niscaya kekurangan itu akan berubah jadi kelebihan kita.alangkah bagusnya simak kisah nyata perjuangan hidup seorang tuna netra ini.di kampungku ada seorang renta yang tuna netra sebut saja namanya "mbah soinem"dia tinggal di sebuah rumah ditemani seorang cucu,dgn ala kadarnya,tanpa listrik ,tanpa sanyo dan tanpa kompor lpg,(kompensasi minyak gas ke kompor lpg udah lima tahun yang lalu,)intinya semua kegiatan sehari-hari dilakukan dengan cara tradisional.seperti mandi,mencuci,untuk ambil airnya ditimba dgn jari-jarinya yang udah keriput.untuk memasak nasi beserta sayur dan kadang menggoreng tahu tempe setiap haripun dia lakukan sendiri,dengan menggunakan instingnya, yang lebih mencengangkan si tua renta ini bisa menggoreng kopi,bahkan hasilnya melebihi gorenganya orang-orang normal lainya.yang tidak kalah mengherankan lagi,"mbah soinem" bisa nganam kloso pandan. (membuat tikar dgn tangan kosong dari bahan mendhong/sejenis rerumputan yang biasa hidup di rawa-rawa )untuk pekerjaan yang satu ini, Dia di bantu cucunya,mulai pembelian mendong,menjingga(cat dari bahan alami) dan penjemuran mendöng. setelah di jingga.untuk mensiasati penganyaman, dia memberi tanda bundelan pada ujung mendong setelah di jingga. satu bundelan pada mendong yang di jingga hijau,bundelan dua untuk mendong yang di jingga merah,sedangkan yang tidak di jingga tidak di bundeli.setelah semua siap mbah tua itu mulai menganyam dgn instruktur bundelan2 tadi. Berkat ketlatenan,kesabaran, dan semangat untuk tetap hidup tikar yang berukuran 6m-2,5m bisa di selesaikan 3hari.padahal orang biasa ,sampai 6 hari.hasilnya pun lebih bagus.. . !.moga kita semua bisa mengambil hikmah,dan menambah semangat,tlaten serta ulet,niscaya ALLOH akan memberi kelebihan dari kekurangan kita. . . . . ! sekian, salam tituitan. . !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar