Kamis, 15 Maret 2012

Belajarlah Yang Rajin Sebelum Gurumu Di Repotkan Masalah Lain

Belajarlah Yang Rajin Sebelum Gurumu Di Repotkan Masalah Lain

by
Belajarlah Yang Rajin Sebelum Gurumu Di Repotkan Masalah Lain.
Sedikit siswa sekarang yang mengerti arti dan tujuan adanya pendidikan, dan di antara yang sedikit mengerti mengapa dia di antar ke sekolahan sama orang tuanya, lebih sedikit sekali yang mempraktekan apa yang sudah di ketahui, dari sedikitnya siswa yang mau praktek lebih sedikit lagi siswa yang prkatek tepat sasaran dari sedikit siswa praktel tepat sasaran sedikit yang beruntung dengan mendapatkan modal dan panduan serta naungan. dari sedikit yang beruntung lebih sedikit sekali yang pandai mengelola serta mempertahankan apa yang sudah di dapatkan.
Lantas apa tujuan mereka hidup, belajar dan di ajarkan sebuah pengetahuan jika hasil akhirnya sudah bisa di tebak yaitu tetap saja bodoh? kasar, terlalu xtrim mungkin yang muncul di benak orang yang di katakan goblog, bodoh, oon, ideot dll tapi faktanya memang benar to, jika sudah di beri pengetahuan, di beri panduan dan di beri dukungan kok tak ada kemajuan atau setidaknya karya nyata yang sesuai dengan apa yang di pelajari. misalnya jika di sekolahan kita pernah belajar internet dan komputer maka setidaknya kita bisa buat email, blog atau mengperasikan sebuah softwer misalnya word dll tapi apa faktanya, buat email saja bingung,buat blog tak bisa, buat artikel juga masih susah.
Untuk itu harapan saya buat member tituit yang benar benar ingin belajar maka saya memberi saran.
1. Siapkan mental bodoh, supaya setiap memandang sesuatu ada rasa ingin tahu dan bukan bagaimana car memberitahukan, atau setidaknya kita merasa bahwa kita adalah orang terakhir yang yang mengetahui hal ini dan bukan sebagai orang pertama menamukanya, apalagi mengaku ngaku sebagai penemu ide dan pikiran.
2. Bertanya tanpa niat dikte, banyak sekali saya lihat pertanyaan pertanyaan yang susupi pemikiran ingin menguji pengetahuan orang lain (dikte) dan biasanya hal ini di lakukan oleh orang orang yang tidak paham apa pengetahuan dan apa tujuan bertanya dan parahnya lagi bertanya sekedar buat iseng, jadi bertanyalah dengan pertanyaan yang benar benar butuh jawaban bukan keterangan.
3. Latihan menjawab pertanyaan tanpa keterangan, berlatih berfikir lugas, ringkas dan jelas memang perlu cerdas, dan cerdas itu tidak mudah maka di perlukan latihan dan latihan yang bisa di pertanggung jawabkan adalah latihan menyelesaikan tugas tanpa menawar nawar atau mengajukan pertanyaan sebelum mengerjakan.
Tiga poin di atas jika kita lakukan dengan teman yang benar dan guru yang pintar , insya Allah tips di atas akan memberikan hasil yang bagus yaitu terbentik pemikir logis, sistematis dan kritis demokratis, dan bukan sekedar pemikir narsis kritis tapi bingung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar